-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Rekonsiliasi PGGJ: Pdt. Samuel Guntur Felle dan Pdt. Purwandi Harapkan Kesatuan Gereja di Kabupaten Jayapura

24 Maret 2025 | Maret 24, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-03-24T11:12:34Z
Pdt. Samuel Guntur Felle dan Pdt. Purwandi Harapkan Kesatuan Gereja di Kabupaten Jayapura melalui PGGJ. Senin, 24/3/2025 (foto;dani)

SENTANI | Papuareels.id – Proses rekonsiliasi Persekutuan Gereja-Gereja Jayapura (PGGJ) mendapat sambutan positif dari berbagai pemimpin gereja di Kabupaten Jayapura. Dalam acara yang berlangsung di Gedung Jemaat GPDI Ebenheser Yahim, Distrik Sentani, para pemimpin gereja menyampaikan harapan mereka agar kesatuan gereja semakin kokoh demi kemajuan rohani dan pelayanan di daerah tersebut.

Pdt. Samuel Guntur Felle, M.Th, Gembala Jemaat GKII Walibhu Yahim, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah penyatuan ini. "Saya menyambut baik kegiatan ini karena gereja di Kabupaten Jayapura harus bersatu agar terjadi kemajuan, terutama dalam sisi rohani," ujarnya saat diwawancarai wartawan. Ia juga menegaskan bahwa kepentingan pribadi harus ditinggalkan demi kesatuan gereja.

Lebih lanjut, Pdt. Samuel berharap pemerintah Kabupaten Jayapura dapat memberikan perhatian dan intervensi agar gereja-gereja di daerah ini semakin solid. "Kami merindukan adanya intervensi dari pemerintah agar konferensi yang direncanakan dapat terlaksana, sehingga bisa terpilih seorang pemimpin baru untuk memimpin PGJ ke depan," tambahnya.

Senada dengan itu, Pdt. Purwandi dari Gereja Kristen Kalam Kudus Loyo Baru mengungkapkan rasa syukurnya atas rekonsiliasi ini. Ia menyoroti bahwa selama lima tahun terakhir, PGGJ mengalami dualisme kepemimpinan. "Hari ini, dengan kedua pemimpin yang telah bersatu, harapan kami ke depan gereja-gereja di Kabupaten Jayapura bisa lebih baik dan terus melayani demi kemuliaan Tuhan," katanya.

Pdt. Purwandi juga berharap rekonsiliasi ini dapat ditindaklanjuti dengan pemilihan pengurus baru yang memiliki komitmen untuk meninggalkan ego pribadi dan fokus pada kesatuan gereja. "Harapan kami, setelah rekonsiliasi ini, pengurus baru yang dipilih bisa benar-benar mengutamakan kepentingan nama Tuhan dan menjaga kesatuan gereja-gereja di Kabupaten Jayapura," tutupnya.

Dengan rekonsiliasi ini, diharapkan PGGJ dapat kembali menjadi wadah yang kuat bagi seluruh gereja di Kabupaten Jayapura dalam menjalankan misi dan pelayanan mereka. (DanTop) 
×
Berita Terbaru Update